Sabtu, 14 November 2015

Ber-Infaq

Banyak sekali orang-orang tidak mengetahui begitu pentingnya infaq dari setiap rezeki yang telah kita dapat itu datangnya dari Allah, seperti dikutip ayat di bawah belanjakanlah sebagian rezeki yang telah Allah berikan kepadamu di jalan Allah misalkan ; untuk sumbangan ke anak yatim, Fakir Miskin, saudara terdekat anda yang sangat perlu di bantu, untuk kegiatan dakwah, membantu dengan harta yang kita punya untuk membangun tempat ibadah dan lain-lain sebagainya.  Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah maka dia akan memperoleh pahala di sisi Allah, Allah akan senang kepada kita dan akan menambah rezekinya tanpa kita sadari dan tetap harus bersyukur.  Dan apabila seorang yang tidak mau membayar Infaq (sebagian rezeki yang ia dapat ), maka dia akan di azab oleh Allah dengan siksa api neraka yang sangat pedih.

2. AL BAQARAH (Sapi betina) ayat 254

[2:254] Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa'at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim. 
Maksud dari ayat ini adalah orang muslim di haruskan berinfag,  karena seorang muslim tidak membayar infag sama saja Zolim.
 14. IBRAHIM  Ayat 7  

[14:7] Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni'mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni'mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". 

Tandanya orang yang tidak mau bayar Zakat



35. FAATHIR (PENCIPTA)
Ayat   37

[35:37] Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan". Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan ? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. 


 63. AL MUNAAFIQUUN (ORANG-ORANG MUNAFIK)  Ayat 10 - 11  

 
[63:10] Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: "Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?"

[63:11] Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan. 
 Cara prakteknya berinfaq
  • Apabila mendapat rezeki jangan lupa mengucap "Allhamdulillah"
  • Menafkahkan harta di jalan Allah
  • Jangan lupa apabila mendapak rezeki berupa Uang {uang gajian, bonus, pendapatan untung} harus di infaqkan sebesar 2.5 % untuk amal
  • Dan tetap beriman dan jangan tinggal sholat 5 waktu, karena itu semua adalah cara kita bersyukur kepada Allah
  • Niscaya Allah akan senang kepada kita, pasti Allah akan menambah rezeki kita

 2. AL BAQARAH (Sapi betina) ayat 261 - 262

[2:261] Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah166 adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. 

[2:262] Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. 
Apabila Anda pengusaha ataupun pedagang yang sedang kamu usahakan dan mendapat keuntungan yang berlipat-ganda itu adalah pemberian Allah jangan lupa 2.5% dari hasil keuntungan, segeralah belanjakan di jalan Allah.  Pasti Alah akan melipat gandakan penghasilanmu bagi siapa yang Dia kehendaki.

 2. AL BAQARAH (Sapi betina) ayat 267




[2:267] Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

Sabtu, 07 November 2015

Allah Telah berjanji Kepada Orang-orang Beriman

Adapun janji-janji di dunia yang disebut secara terang-terangan (eksplisit), setidak-tidaknya ada sepuluh macam. Berikut ini adalah sepuluh janji di dunia itu, kepada orang yang beriman:

1. Allah SWT berjanji akan menolong orang-orang yang beriman. Sebagaimana firman Allah SWT, "... Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman." (QS. Ar-Ruum: 47).

2. Diberikan advokasi atau pembelaan (ad-difa'). Allah SWT berfirman, ”Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang ber­iman...” (QS. Al-Hajj:38).

3. Mendapatkan perlindungan kasih sayang (Al-wilayah). Allah SWT berfirman, ”Allah Pelindung orang-orang yang beriman.... ” (QS. Al-Baqarah: 257).

4. Ditunjukkan kepada jalan yang benar (Al-hidayah). Didasarkan firman Allah SWT, ”... Sesungguhnya Allah adalah Pemberi petunjuk bagi orang- orang yang beriman kepada jalan yang lurus. ” (QS. Al-Hajj: 54).

5. Orang-orang kafir tidak akan diberikan jalan untuk memusnahkan mereka dari muka bumi (adamu taslithiil kafirin). Allah SWT berfirman, "Dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-oriing kafir.” (QS. An-Nisa.i : 141).

6. Diberikan kekuasaan di dunia dan diberikan kemapanan dalam segala bidang. Allah SWT berfirman, "Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah meiyadikan berkuasa orang-orang sebelum mereka, dan sungguh Dia akan meneguhkan (memberikan kemapanan) agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka.” (QS. An-Nuur; 55).

7. Keberkahan dari langit dan bumi, seperti sumber daya alam yang melimpah serta rezeki yang lezat (Al-barakah dan ar-rizqu ath-thayyib). Allah SWT berfirman, "Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi." (QS. Al-A'raaf: 96).

8. Kemuliaan dan kejayaan (Al-izzah). Allah SWT berfirman, ”Padahal kekuatan (kemuliaan) itu hanyalah bagi Allah bagi Rasul-Nya, dan bagi orang-orang yang berinar (mukmin).” (QS. Al-Munafiquun: 8).

9. Kehidupan yang baik (al-hayah ath-thayyibah) Allah SWT berfirman, "Barangsiapa mengerjakan amal saleh baik laki-laki mau­pun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya Kami akan berikan kepadanya kehidupan yang baik." (QS. An- Nahl: 97).

10. Diberikan kemenangan (Al-fAth). Allah SWT berfirman, ”Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenang­an (kepada Rasul-Nya) atau suatu keputusan dari sisi-Nya.." (QS. Al-Maa'idah: 52).

 YUNUS Ayat 103 
 
 [10:103] Kemudian Kami selamatkan rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman, demikianlah menjadi kewajiban atas Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman. 
 
 
  SURAT AT TAUBAH (Pengampunan)  Ayat 26   
 
 
[9:26] Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada RasulNya dan kepada orang-orang yang beriman, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang-orang yang kafir, dan demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir. 
 
 
 AN NUUR (Cahaya)  Ayat 55  
 
 
[24:55] Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.
 
 
Allah memperingatkan Kita 
 
 AL BAQARAH (Sapi betina)  Ayat 165  
 
[2:165] Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal). 
 
    
 SURAT AT TAUBAH (Pengampunan) Ayat   24
 
 
[9:24] Katakanlah: "jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNYA dan dari berjihad di jalan NYA, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan NYA". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. 
 
Demikianlah artikel Ini di buat semoga bermanfaat bagi kita, apabila ada kesalahan dalam penulisan kami mohon maaf karena yang benar datang dari Allah yang salah mohon di peringatkan. Terima Kasih..
Walaikum salam....Wr .Wb
 

Bagaimana Cara Terpelihara dari Azab Allah

Dalam sebuah hadits Qudsi, Allah Taála berfirman yang artinya : "Sungguh Aku bermaksud menurunkan azab kepada penduduk bumi. Namun ketika Aku melihat orang-orang yang memakmurkan rumah-rumahku (masjid), dan orang-orang yang minta ampun kepadaKu di waktu sahur, maka Aku belokkan azab itu dari penduduk bumi. ( HR. Imam Baihaqi dari Sahabat Anas RA).

Dari hadits ini dapat kita fahami bahwa ada 2 hal yang menyebabkan Allah SWT mengurungkan bencana yang akan Dia turunkan ke bumi.

(1) Memakmurkan masjid. Yaitu dengan melaksanakan shalat berjama'ah di masjid. Hal yang kelihatannya mudah, dan sebenarnya memang hanya mudah, tapi pelaksanaannya yang tidak mudah. Nyatanya banyak tidak mampu menjalankannya. Ini dapat kita lihat dari alangkah sedikitnya orang yang shalat berjama'ah di masjid di setiap waktu-waktu shalat. Padahal disamping bisa menggagalkan bencana yang hendak diturunkan Allah, shalat jama'ah juga memiliki keistimewaan-keistimewaan lain, misalnya : mesti sah, mesti diterima, dan pahalanya mesti dilipatkan 27 derajat, disamping masih banyak keutamaan-keutamaan yang lain. Namun demikian, meski sehebat apapun pahalanya shalat berjama'ah dan sehebat apapun keutamaannya, tapi jika kita tidak melaksanakannya, maka kita tidak memiliki bagian apa-apa dari semuanya itu.

(2) Istighfar (memohon ampun kepada Allah) di waktu sahur. Mengapa harus istighfar dan bukan yang lainnya? Karena sesungguhnya tidak ada yang lebih pantas untuk diminta oleh orang-orang seperti kita, yang siang - malam, pagi - petang, dan setiap saat berkecimpung dalam lumpur dosa ini, selain ampunan dari Allah. Hanya ampunanNya lah yang harus selalu kita damba. Hanya ampunanNya lah yang paling pantas dan paling harus untuk selalu kita minta. Karena hanya dalam ampunanNya terdapat ridhaNya, dan hanya sebab ridhaNya murkaNya sirna. Dan sirnanya murka Allah inilah yang mengurungkan kehendakNya untuk menurunkan azabNya di bumi.

Mengapa harus di waktu sahur? Karena waktu sahur adalah waktu yang paling nikmat untuk tidur. Karena waktu sahur adalah waktu yang paling sepi, hening, dan sunyi. Karena waktu sahur adalah waktu terbukanya pintu-pintu langit, dan Allah turun ke bumi. Sehingga hanya orang-orang yang berniat kuat sajalah yang mampu bangkit dari ranjangnya dan tidak tidur di saat itu. Hanya orang-orang yang hatinya tulus ihlas untuk Allah sajalah yang mampu beribadah di saat seperti itu. Orang yang sepi pamrih, sepi perhatian, sepi popularitas, sepi dari segala hiruk pikuk dunia. Inilah yang menjadikan istighfar di waktu sahur memiliki keistimewaan yang luar biasa, menggagalkan maksud Allah untuk menurunkan azabNya ke bumi.

Karena itulah wahai saudara-saudaraku fillah, marilah kita memohon kepada Allah agar diberikan kekuatan dan kemampuan untuk bisa melakukan 2 hal di atas, demi terhindarnya diri kita, negeri tercinta kita, dari azab Allah.


  ASH SHAFF(BARISAN) ayat 10 -12



[61:10] Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? 
[61:11] (yaitu) kamu beriman kepada Allah* dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. 
[61:12] Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar.
 Pada ayat 61:11 ' Beriman Kepada Allah, Iman yang bagai mana?

 AL AN'AAM (Binatang ternak) ayat 82
[6:82] Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. 
Apabila kita belajar Ngaji tetapi tidak ada perubahan pada diri kita berarti iman yang bercampur dengan kezaliman / terlibat dalam kekafiran.
 AL AN'AAM (Binatang ternak)  ayat 26  
[6:82] Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. 

Untuk menghindarinya

AL A'RAAF (Tempat tertinggi)  Ayat 204 
 
[7:204] Dan apabila dibacakan Al Qur'an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.
AN NISAA' (WANITA)   Ayat 140  
 [4:140] Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Qur'an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam,



 SURAT AL AN'AAM (Binatang ternak)  Ayat 68  

[6:68] Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika syaitan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang zalim itu sesudah teringat (akan larangan itu). 


Do'a untuk menghindari kezaliman 

 AL ISRAA' (Memperjalankan di malam hari ) Ayat 80 - 81

[17:80] Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong. 
[17:81] Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.

Demikianlah artikel Ini di buat semoga bermanfaat bagi kita, apabila ada kesalahan dalam penulisan kami mohon maaf karena yang benar datang dari Allah yang salah mohon di peringatkan. Terima Kasih..

Walaikum salam....Wr .Wb

Tantangan Dalam Kehidupan

Tantangan dalam kehidupan di dunia ini banyak ragamnya,  seorang yang ingin masuk surganya Allah tidak lah semudah itu, sebelum kamu di uji oleh Allah terlebih dahulu berupa Ujian dan cobaan. ujian dan cobaan bisa berupa malapetaka dan kesengsaraan, hidup Kaya atau miskin. dan di goncangkan dengan bermacam-macam cobaan.

Tujuan hidup adalah mati, alat hidup adalah Rizki, teman hidup adalah Ilmu, ilmu atas dasar Iman,  kita semua pasti ingin masuk ke surganya Allah, untuk itu kita perlu ilmu untuk menghadapi segala macam tantangan dan cobaan yang Allah berikan kepada kita. Kunci untuk menghadapi ujian dan cobaan adalah dengan kesabaran, keikhlasan dan tetap bertaqwa kepada Allah.

Surat 2 ayat 214  ( Al Baqorah / Sapi Betina )



" Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka di timpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta di goncangkan dengan bermacam-macam cobaan sehingga berkatalah Rosul dan orang-orang yang beriman bersamanya: " Bilakah datangnya pertolongan Allah?' ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat."

Surat 3 ayat 142  ( Ali Imran / Keluarga Imran )



" Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang berjihad*, diantaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar."

*. Orang yang berperang menegakan Islam, memerangi hawa nafsu, mendermakan harta untuk kebaikan Islam dan umat Islam, memberantas yang batil dan menegakan yang hak.

Surat 29 ayat 2  (Al Ankabut / Laba-laba )



" Apakah manusia itu mengira bahwa mereka di biarkan saja mengatakan " Kami telah beriman, " sedang mereka tidak di uji lagi?* "  

*. Ujian yang bagaimana?

Surat 2 ayat 155  ( Al Bagarah / Sapi Betina )



" Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu,  dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yg sabar.* "

*. Orang sabar yang bagaimana?

Surat 2 ayat 156  ( Al Baqarah / Sapi Betina )




" Yaitu orang-orang yang apabila di timpa mushibah, mereka mengucapkan " innaa lillaahi wa innaa ilahi raji'uun.* "

*. ( sesungguhnya kami ini milik Allah dan Kepada-Nya lah kami kembali ), kalimat ini dinamakan kalimat "istirjaa" pernyataan kembali kepada Allah. Disunatkan menyebutnya waktu di timpa mara bahaya baik besar ataupun kecil. 

Da apabila orang beriman mendapat mushibah dan ia mengucapkan kalimat ini dan dia akan mendapatkan penghargaan / penghormatan dari Allah.

Surat 2 ayat 157  ( Al Baqarah / Sapi Betina )



" Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat datu Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk "

Surat 2 ayat 214  ( Al Baqarah / Sapi Betina )



" Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. " 


Bagaimana cara prakteknya orang yang sabar yang mengucapkan "inna lillahi wa inna ilahi raaji'uun"

Surat 76 ayat 24 - 26  ( Al Insaan / Manusia )





76:24 "  Maka bersabarlah kamu untuk melaksanakn ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antara mereka. "

76:25 " Dan sebutlah nama Tuhanmu pada waktu pagi dan petang "

76:26  " Dan pada sebagian malam, maka sujudlah kepada-Nya* dan bertasbihlah Kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari."


Sujud yang bagai mana?

Surat 20 ayat 130 -132 ( Thahaa )







20:130 " Maka bersabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang. "

20:131 " Dan janganlah kamutujukan kedua matamu kepada apa yang telah kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia yang Kami cobai mereka dengannya.  Dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal. "


20:132 " Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan sholat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.  Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu.  Dan akibat yang baik itu adalah bagi orang yang bertaqwa. "



Surat 17 ayat 79 - 81  ( Al Israa / Memperjalankan di malam hari ) 


[17:79]  Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji. 

 [17:80] Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.

[17:81] Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. 


 Surat 17 ayat 82  AL ISRAA' (Memperjalankan di malam hari )


" Dan Kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. "


Surat 4 ayat 36   AN NISAA' (WANITA)



" Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa*, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,"


Bagaimana cara berbuat baik kepada Ibu dan Bapak? 

17. AL ISRAA' (Memperjalankan di malam hari )
[17:23] Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia
.



Demikianlah artikel Ini di buat semoga bermanfaat bagi kita, apabila ada kesalahan dalam penulisan kami mohon maaf karena yang benar datang dari Allah yang salah mohon di peringatkan. Terima Kasih..
Walaikum salam....Wr .Wb

Bersyukur

Assalam'mu Alai'kum Wr. Wb.

Tujuan hidup ini adalah Mati, Alat hidup adalah Rizki, teman hidup adalah Ilmu, ilmu atas dasar Iman, banyak sekali orang-orang tidak tahu cara bersyukur, Dia telah di beri rizki yang berlimpah ruah tetapi dia tidak mensyu'kuri nik'mat - nik'mat Allah yang tidak bisa di hitung oleh kita dan apa-apa yang telah di berikan oleh Allah kepada Kita.

Untuk itu kita perlu ilmu untuk mensy'ukuri nik'mat -nik'matnya, kita harus mensyukuri nik'mat Allah dengan baik agar Allah Ridho kepada kita, sebagai contoh kita telah di berikan Pendengaran, Penglihatan dan Hati oleh Allah.  dan banyak sekali manusia tidak menggunakan alat-alat tersebut untuk bersyukur, kebanyakan tidak mengetahuinya,  untuk itu kita harus bisa mensyu'kuri nik'mat-nikmatnya dengan sebaik-baiknya.  Maka dari itu kita perlu Ilmu untuk mensyu'kuri nik'matnya berdasarkan Al-Qur'an.

Kita mendapat nik'mat pendengaran sebaiknya dipergunakan untuk lebih banyak mendengar ayat-ayat Allah, penglihatan kita sebaiknya banyak dipergunakan untuk melihat ayat-ayat Allah,  dan Hati kita sebaiknya bayak dipergunakan untuk memahami ayat-ayat Allah.  Karena Pendengaran, penglihatan dan hati semuanya itu akan di minta pertanggungan jawabnya di akhirat nanti,  dan apabila kita bersyukur pasti Allah akan menambah nik'mat-Nya kepada kita, dan sebaliknya apabila kita tidak mensyukuri nik'mat-Nya dan mengingkarinya nik'mat-Nya, maka sesungguhnya Azab Allah sangat pedih.


Surat  16 ayat 78   (An-Nahl/lebah)

" Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut Ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur "


Cara Prakteknya bersyukur kepada Allah 

Yang di maksud dengan bersyukur disini adalah :  menggunakan alat-alat tersebut untuk memperhatikan bukti-bukti kebesaran dan ke esaan Tuhan, yang dapat membawa mereka beriman kepada Allah serta Ta'at dan patuh kepada-Nya.

Dan apabila kita mendapat rezeki dari Allah jangan lupa kita mengucapkan  "Alhambulillah" dan bersyukur kepada-Nya dan juga sebagian dari rezeki yang di dapat ada sebagian rizki untuk orang lain seperti contoh; fakir miskin,anak yatim, da lain sebagainya, jangan lupa ber-Infaq, mendermakan harta kita untuk kepentingan dak'wah Islam.


Kenapa kita Harus Bersyukur?

Surat 23 ayat 78  ( Al Mu'minuun / orang-orang beriman )

" Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian,  pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur "


Seruan Allah (Allah mengingatkan Kita)

Surat  17 ayat 36   (Al Israa / memperjalankan di malam Hari )

" Dan  janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak  mempunyai pengetahuan tentangnya.  Sesungguhnya  pendengaran, penglihatan dan  hati semuanya itu akan di minta pertanggungan jawabnya "


Surat 14 ayat 7   ( Ibrahim )

" Dan ingatlah juga,  tatkala Tuhanmu mema'lumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nik'mat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nik'mat-Ku,  maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih*"

*, Bagaimana cara terpelihara dari azab Allah nanti akan di bahas selanjutnya.


Sanksinya bersyukur tanpa perbuatan 

Surat   61 ayat 2 - 3     ( Ash Shaff / barisan )
61:2 :  " Hai orang-orang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? "
61:3 :  " Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan. "

Pada Intinya Allah sangat benci kepada orang-orang yang bersyukur tanpa perbuatan, sebagai contoh kita diberi pendengaran tidak di pergunakan untuk mendengar ayat-ayat Allah, kita di beri penglihatan tidak di pergunakan untuk melihat ayat-ayat Allah, dan hati kita tidak memahami ayat-ayat Allah.
Tandanya kita bersyukur adalah mentaati aturan-Nya dan menjauhi segala larangannya, mengerjakan sholat 5 waktu, berdo'a, ber-dzikir kepada Allah dan bersyukur atas nik'mat-nik'mat Nya yang telah Ia berikan dan menggunakan pendengaran, penglihatan dan hati untuk memahami ayat-ayat Allah.

Hasilnya apabila pendengaran, penglihatan dan hati berfungsi dengan baik


Surat 16 ayat 121 - 122  ( An Nahl / lebah )

16:121  : " lagi yang mensyukuri nik'mat-nik'mat Allah, Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus. "

16:122  :  " dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia.  Dan sesungguhnya di akhirat benar-benar termasuk orang-orang Sholeh. "   


Akibat pendengaran, penglihatan dan hati tidak di pergunakan dengan baik  

Surat 16 ayat 179  ( Al Araaf / tempat tertinggi )
" Dan sesungguhnya kami jadikan isi neraka jahannam kebanyakan dari Jin dan Manusia*,  mereka mempunyai hati, tetapi tidak di pergunakan untuk memahami ayat0ayat Allah dan mereka mempunyai mata tetapi tidak di pergunakan untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah, dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak di pergunakan untuk mendengar ayat-ayat Allah.  Mereka itu sebagai binatang ternak*,  bahkan lebih sesat lagi.  mereka itulah orang0orang yang lalai. "

*. kenapa di neraka kebanyakan di huni oleh golongan Jin dan Manusia?,  karena manusia yang tidak paham ayat-ayat Allah, dan menyembah selain Allah serta tidak patuh atau tidak berbuat baik kepada Ibu dan Bapak.

Surat 17 ayat 23  ( Al Israa / memperjalankan di malam hari )

" Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada Ibu dan Bapakmu dengan sebaik-baiknya.  Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "AH" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah mereka perkataan yang mulia. "

*. kenapa bisa di bilang sebagai binatang ternak?   karena bisa di tunggangi dan punya mata tapi tidak punya hati. Bahkan lebih rendah lagi dari binatang ternak. jadi mausia jangan mau di setir oleh syetan seperti kita menunggangi kuda bisa kita setir ke kiri dan ke kanan semau kita.

Surat 16 ayat 8  ( An Nahl / lebah )

" dan Dia telah menciptakan kuda, bagal (peranakan kuda dan kededai ), dan keledai, agar kamu menungganginya dan menjadikannya perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya. "


Seruan Allah

Surat  8 ayat 25  ( Al Anfaal / rampasan perang )
" Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang0orang zalim saja di antara kamu.  Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya. "


Hasilnya Orang yang bersyukur

Surat 3 ayat 106 - 107   ( Ali Imran / keluarga Imran )  

3:106 : " Pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram.  Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka mengatakan); " Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu. "
3:107 : " Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya,  maka mereka berada dalam rahmat Allah (surga): mereka kekal di dalamnya. "


Apa Tugas kita sekarang?

Supaya tercegah dari neraka jahanam yang kebanyakan di huni oleh Jin dan Manusia.

Surat 3 ayat 102 - 105   ( Al Imran / keluarga Imran ) 

3:102 : " Hai orang-orang beriman,  bertaqwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada-Nya;  dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. "

3:103:  "  Dan berpeganglah kamu semua kepada tali Agama Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan Nik'mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu masa jahiliyah bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena Nik'mat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikian Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. "

3:104 :  "  Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf (perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah, sedangkan mungkar segala perbuatan yang menjauhkan kita kepada Allah) dan mencegah dari perbuatan yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung. "

3:105 :  "  Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat. "  


Demikianlah artikel Ini di buat semoga bermanfaat bagi kita, apabila ada kesalahan dalam penulisan kami mohon maaf karena yang benar datang dari Allah yang salah mohon di peringatkan. Terima Kasih..

Walaikum salam....Wr .Wb